Mulai Berlaku 9 April, Akun Instagram & Facebook Anak di Bawah 16 Tahun Akan Dihapus
Liputania – Kebijakan baru dari Meta Platforms mulai resmi diterapkan pada Kamis, 9 April 2026. Perusahaan tersebut kini menetapkan batas usia minimum pengguna untuk Instagram, Facebook, dan Threads menjadi 16 tahun.
Dampaknya, jutaan akun milik pengguna di bawah usia tersebut berpotensi dinonaktifkan dan dihapus secara bertahap.
Langkah ini diambil sebagai bentuk penyesuaian terhadap regulasi pemerintah Indonesia terkait perlindungan anak di ruang digital.
Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital menyambut baik kebijakan tersebut karena dinilai sebagai langkah konkret dalam menciptakan ekosistem digital yang lebih aman bagi anak-anak.
Penyesuaian Aturan Mulai Berlaku Secara Bertahap
Perubahan kebijakan ini sudah mulai terlihat pada sebagian akun pengguna dan ditargetkan berlaku penuh dalam waktu dekat.
Pembaruan aturan mencakup penyesuaian pedoman komunitas yang kini secara tegas melarang pengguna di bawah 16 tahun untuk mengakses platform tersebut.
Selain mengubah aturan, Meta juga berkomitmen melakukan penonaktifan akun secara bertahap. Proses ini tidak dilakukan sekaligus mengingat jumlah pengguna di Indonesia yang sangat besar, sehingga membutuhkan waktu dan penyesuaian teknis.
Alasan di Balik Kebijakan Baru Tersebut
Peningkatan batas usia ini bukan tanpa alasan. Pemerintah ingin meminimalisir berbagai risiko digital yang rentan dialami anak-anak, seperti paparan konten tidak pantas, perundungan siber, hingga potensi kecanduan media sosial.
Dengan adanya aturan ini, diharapkan anak-anak dapat lebih terlindungi hingga mereka cukup matang untuk menggunakan platform digital secara bijak.
Peran Orang Tua Jadi Kunci
Di tengah perubahan ini, orang tua memiliki peran penting dalam mendampingi anak. Masa transisi bisa menimbulkan kebingungan, terutama jika akun yang selama ini digunakan tiba-tiba tidak dapat diakses.
Orang tua disarankan untuk memberikan pemahaman bahwa kebijakan ini bertujuan melindungi, bukan membatasi secara mutlak. Pendekatan yang tepat dapat membantu anak menerima perubahan dengan lebih baik.
Apa yang Terjadi Pada Akun Anak?
Akun pengguna di bawah 16 tahun kemungkinan akan mengalami pembatasan hingga deaktivasi. Dampaknya, pengguna tidak dapat masuk ke akun, mengakses konten, maupun berinteraksi di dalam platform.
Hingga saat ini, belum ada kejelasan terkait mekanisme pemulihan akun setelah pengguna mencapai usia yang ditentukan. Oleh karena itu, pengguna disarankan untuk terus mengikuti informasi resmi dari pihak terkait.
Alternatif Aktivitas Digital yang Lebih Aman
Sebagai solusi, orang tua dapat mengarahkan anak ke aktivitas digital yang lebih sesuai usia. Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:
- Memanfaatkan fitur pengawasan keluarga yang tersedia di platform digital.
- Memilih aplikasi edukatif atau hiburan yang ramah anak.
- Mengatur waktu penggunaan gadget agar tidak berlebihan.
- Mendorong aktivitas offline seperti olahraga atau kegiatan kreatif.
Kesimpulan
Kebijakan baru dari Meta Platforms ini menjadi langkah besar dalam upaya perlindungan anak di dunia digital. Meski menimbulkan pro dan kontra, aturan ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan online yang lebih sehat dan aman.
Kini, tantangan berikutnya adalah bagaimana masyarakat, khususnya orang tua, dapat beradaptasi dan mendukung penerapan aturan ini demi kebaikan generasi muda.


